Search

wartafeminis.com

Indonesia Feminist Theory and Practices

Board of Censorship for Indonesia why not, to reject market control over Indonesian value INDONESIA MASIH BUTUH BADAN SENSOR: MENOLAK LIBERALISASI NILAI OLEH PASAR

2 thoughts on “Board of Censorship for Indonesia why not, to reject market control over Indonesian value INDONESIA MASIH BUTUH BADAN SENSOR: MENOLAK LIBERALISASI NILAI OLEH PASAR

Add yours

  1. Dear Umi,
    kalau mengutip omongan Seno Gumira di sidang MK waktu itu, beliau bilang, Sensor itu apakah benar perlu, dg begitu luasnya lautan informasi saat ini. Bagaimana mereka menyensor film porno di bajakan? Jualan vcd vcd atau dvd bajakan yang tanpa batas? Internet yang gampang di akses anak sekolahan di warnet warnet murah? Masih perlukan kita? Ribuan sinetron yang kejar tayang pun mereka sudah tidak bisa menjangkau. Jadi benarkah sensor (sebagai suatu kata kerja, bukan kelompok kerja nya) itu diperlukan? Masih efisien kah? Sekali lagi ini pendapatku saja, mungkin beda denganmu, kalau daku rasa sensor itu sudah tidak perlu dan kalau kita harus mengganti lembaga yang lebih sensible (seperti klasifikasi walaupun kamu pasti merasa ini terlalu barat/tidak sesuai), daku rasa tugas menggawangi film indonesia bisa dilakukan siapa saja, tanpa harus perlu ada sensor itu. Sensor bisa dimulai dari keluarga dan diri sendiri. Begitu pendapatku.
    Thanks
    Olin

  2. oration says : I absolutely agree with this !

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.

Up ↑