JANGAN PERCAYA MEDIA SEPENUHNYA
>Media:cetak atau elektronik tidak bisa dipercaya, semua isinya tidak bisa tidak,  mengandung 5w1h (what,when, where, why, who, how) & perpektif.Yang terakhir ini yang paling nyata menunjukkan bahwa media ditulis berdasarkan kepentintgan golongan yang menjadi matron/patron media.
>Patron utama media2 adalah pemilik uang (yang bisa memiliki media) dan penguasa pemerintahan.
> Kekuatan perspektif dalam isi berita media mampu melahirkan citra, ‘imaji’, icon, label pada seseorang atau ‘kesan/impresi’, ‘opini’,’impuls’,
> Kekuatan perspektif ini dilatarbelakangi ketidak-mampuan media untuk secr bersamaan melihat/meng-capture delapan sisi peristiwa (seperti kubus) ato keseluruhan manusia
>Keterbatasan media terjadi krn media jg merupaka cermin/pantulan/representasi manusia, yaitu sama halnya dengan cermin kita hnya melihat depan kita saja,atau belakag saja atau samping saja.Hal ini karena fungsi terbatas dr organ mata manusia.Mata, sbg jendela utama masuknya segala informasi yang diserap oleh otak hanya mungkin menyerap berapa persen dari apa yg dilihat,lainnya dibantu oleh telinga (bahasa dan bunyi) dan hati nurani.
> Peran ketiga bagian tersebut melahirkan suatu impresi
> Media elektronik, tv menjadi media paling kuat dalam mnyampaikan pesan-kesan dari suatu peristiwa/kejadian maupun kehadiran manusia lainnya
> Kekuatannya ada pada suara dan gambar.
> Yang paling kuat dari pesan elektronik adalah berita
> Berita menajd kuat krn disampaikn singkat 5W1H (dgn perspektifnya terutama pada What dan How).Seringkali why tidk pernah hadir dlm berita.

Advertisements