To hold  passionate life

Buat dirimu bangga dan cinta dengan apa yang bukan ada padamu tetapi menjadi bagiannmu (bukan yg abstrak),tapi riil karena mereka berjasa padamu: seperti Negara,pemimpin, organisasi, kampung,keluarga,sekolah,guru.

Kebanggaan positif akan membuatmu membela,menghargai,dan menjaga dengan cara yang passionate dan baik,sehingga bila ada yang menghina,menjelek-menjelekan,menyakiti, mereka (yang anda banggakan) maka anda akan membela (emosi naik,pikiran bekerja,dan rasa bicara) adrenalin dan pikiran bekerja, saat itulah hadir semangat dan spontanitas naluri mencintai hidup dan anda merasa lebih hidup.

Jangan lupa, bila mempertahankan apa yang dibanggakan pertahankanlah hal yang di luarnya juga: seperti karya, pikiran, tindakan dan bukan yang given (tubuh, umur, atau yang sifatnya atribut kaya miskin, melarat), tapi prestasi, kerja, kebaikan…

Maka bila anda diserang oleh orang yang tidak mengenal anda, anda disebut banyak bacot, tongkosong nyaring bunyinya, teman-teman ada yang paling tahu apa yang sudah anda buat, atau mereka yang pernah mendapat kebaikan ada. Biarkan saja, kalau mau bela diri, sebut saja satu dua prestasi anda.

Tulisan ini saya tulis karena saya baru dimaki-maki secara kasar, tulisan saya disamakan dengan terorisme! oleh seorang yang tidak mengenal saya, juga tidak berniat berargumentasi tentang tulisan saya secara holistik, alias hanya mengambil sepotong-sepotong dari yang saya tulis.

Semoga kita semua menerima hak berekspresi dan berbicara, berserikat dan berkumpul sebagaimana dahulu para pendiri bangsa memperjuangkannya, yaitu untuk kebebasan berserikat dan berkumpul, merdeka dan sejahtera secara kolektif, bersama sebagai orang Indonesia, dan bukan kemerdekaan yang bersifat individualisme, pemujaan kenikmatan indivual.

wartafeminis

Advertisements