Ketika Yang Non Subtantif Tak sekedar Menguasai Wacana Politik

Sejak Pemilu di Republik Indonesia memasuki era demokrasi liberal tahun 1999, wacana politik dikuasai hal-hal yang non substantif, bahkan memiliki tendensi diskriminatif. Parahnya media massa adalah agen utama penyebar wacana non substantif ini.

Kita masih ingat tahun 1999, jenis kelamin menjadi hal yang penting dalam menentukan pilihan pemimpin, maka gagallah Partai Pemenang Pemilu, PDI Perjuangan menempatkan Ketua Umumnya sebagai Presiden hasil Pemilu 1999. Lalu Pemilu 2004 salah satu syarat penetapan menjadi calon presiden adalah sehat fisik dan mental, terjungkalah salah seorang calon presiden mendaftarkan diri sebagai capres Pemilu 2004.

Tahun 2009, lebih parah lagi, wacana politik non substantif ditambah dengan diramaikannya isu umur, keturunan dan tingkat pendidikan. Yang tidak saya mengerti adalah apa korelasi riil antara semua hal non substantif tersebut dengan kesejateraan rakyat. Hampir tidak ada. Realitasnya, seorang pemimpin negara bergelar Doktor dapat saja mengarahkan Indonesia kepada kehancuran kemiskinan yang semakin miskin, keberpihakan pada pemodal dan pencitraaan bangsa peminta-minta dengan memberikan uang tanpa kerja (BLT).

Demokrasi Tanpa Dikriminasi

Berhubung demokrasi Indonesia sekarang banyak mengacu pada sistem demokrasi liberal a-la Amerika Serikat, maka saya akan sedikit membandingkan Amerika Serikat. Sedikit tidak fair memang membandingkan Amerika Serikat dengan sistem demokrasi berusia ratusan tahun dengan demokrasi Indonesia yang belum lagi berumur sepuluh tahun. Akan tetapi pembandingan ini semata-mata bertujuan mendewasakan cara berpikir dan berwacana yang terus memanas menjelang Pemilu 2009.

Kepemimpinan politik yang baik memerlukan suatu kemampuan mempengaruhi, mengatur dan membawakan kebijakan yang tidak hanya dapat terimplementasikan oleh yang dipimpin tetapi menciptakan suatu kondisi yang diinginkan bersama, yang dipimpin rakyat.

Wacana non substansi ..usia, jenis kelamin, suku, agama….

Bersambung…

Advertisements