Daily Blog, 5 mei 2009

Inilah kalau pihak militer di Indonesia berkuasa. Mereka main curang, sistematik, strategik. Mulai dari mengangkat anggota KPUyang uncapable/tidak mampu.

Pemerintahan yang tidak bertanggung jawab atas pemilu dan hak pilih rakyat, jutaan Warga Negara Indonesia di dalam negeri dan di luar negeri kehilangan hak pilihnya, karena KELALAIAN -yang sistematis.

Yaitu, orang yang berhak tergantikan dengan nama pemilih yang double, yang pindah tempat, yang meninggal. Tapi yang paling ketara kecurangan tidak TERJAMINnya hak pilih warga adalah double name-nama ganda, ada satu tanggal lahir nama banyak, ada nama banyak dibeda-bedain dikit, ada satu orang dapat dua atau tiga surat undangan TPS yang beda…ini yang menyebabkan MEREKA yang berhak tidak terdaftar dalam DPT Daftar Pemilih Tetap…

Pemilu Legislatif yang TIDAK MENJAMIN HAK WARGA UNTUK MEMILIH Ini dimenangkan oleh Penyelanggara–KPU dan Pemerintah, yang KEDUAnya TIDAK MAU NGAKU SALAH atas Terampasnya Hak PIlih WARGA.

Bahkan saat LSM prodemokrasi mengajukan CITIZEN LAWS SUIT,….DICUEKIN, POLISI JUGA CUEK…Pemenang sementara Kerakusan Tentara dan Satu Kalangan yang menolak Angket DPT…

Advertisements