Search

wartafeminis.com

Indonesia Feminist Theory and Practices

Date

December 2, 2009

Orang Indonesia sesungguhnya dan bukan yang…

BUKAN INDONESIA Tidak benar. Orang Indonesia sesungguhnya bukan seperti itu. Tidak benar Orang Indonesia tidak suka main hakim sendiri. Apalagi mengusir orang-orang yang beribadah dan masih percaya Tuhan. Kalau pun ada orang yang membakar Rumah Ibadah, tempat suci, atau kitab suci itu BUKAN Orang Indonesia.

Orang Indonesia ramah, tidak bodoh dan suka membantu yang lain. Orang-orang yang melihat terjadi musibah atau kecelakaan di jalan raya tetapi tidak menolong yang lainnya itu bukan sifatnya Orang Indonesia. Mereka pasti akan menolong, tapi belum tergerak. Pastinya mereka yang tidak sempat menolong akan memikirkan terus kejadian yang baru saja terjadi dan menyesal tidak bisa menolong, karena mayoritas orang-orang yang lewat dan lalu-lalang berkendara di jalan raya adalah Orang-orang Indonesia.

Orang Indonesia adalah pekerja keras. Orang-orang Indonesia yang bekerja dan meninggalkan tanah air karena disewa bekerja di luar negeri, dan tinggal menetap di luar padahal mereka orang-orang pintar dibidangnya: Bidang Science (fisika, kimia, farmakologi, geologi, biologi, ilmu sosial) yang bisa saja tinggal dan bekerja di Indonesia, mereka tetap orang Indonesia, Cuma kadarnya yang kalah dengan penderitaan. Orang Indonesia ingin bahagia.

Masalahnya sejak jaman Soeharto, orang Indonesia banyak yang berubah menjadi orang Asing. Hal ini karena Soeharto membuat semua yang bisa digali dan diberi, hanya diperuntukkan kepada orang Asing. Akhirnya peneliti orang Indonesia hampir tidak diperhatikan. Kebudayaan Indonesia tidak diperhatikan.

Beda sekali saat Jaman Soekarno. Habibie dikirim sekolah ke Luar Negeri agar kembali mengabdi bagi Negara. Orang-orang pandai dari berbagai partai dikirim ke luar negeri untuk sekolah atau bekerja. Orang-orang Indonesia ini dikirim ke China, Kuba, Venezuela, Perancis dan lain-lain.

Orang Indonesia yang sesungguhnya khususnya laki-laki adalah orang-orang yang egaliter, yang menghargai perempuan dan tidak mau menang sendiri. Orang-orang Indonesia seperti inilah yang membuat Nusantara yang semula terjajah dengan raja-raja dan penguasa yang bersebaran di mana-mana dapat menyatukan diri menjadi Negara Indonesia, satu kesatuan Negeri beradministrasi dan hukum baru yang modern.

Orang Indonesia adalah orang-orang yang gigih, dan rajin bekerja. Orang-orang Indonesia itulah orang yang sukses menjadi pengusaha dengan keringat sendiri, meneruskan usaha keluarga dengan jujur atau berusaha sendiri banting tulang di jalan menjajakan dagangan.

bersambung @Umi Lasminah

Puisi Allen Ginsberg

CIA Dope Calypso

In nineteen hundred forty-nine
China was won by Mao Tse-tung
Chiang Kai Shek’s army ran away
They were waiting there in Thailand yesterday

Supported by the CIA
Pushing junk down Thailand way

First they stole from the Meo Tribes
Up in the hills they started taking bribes
Then they sent their soldiers up to Shan
Collecting opium to send to The Man

Pushing junk in Bangkok yesterday
Supported by the CIA

Brought their jam on mule trains down
To Chiang Mai that’s a railroad town
Sold it next to the police chief’s brain
He took it to town on the choochoo train
Trafficking dope to Bangkok all day
Supported by the CIA

The policeman’s name was Mr. Phao
He peddled dope grand scale and how
Chief of border customs paid
By Central Intelligence’s U.S. aid

The whole operation, Newspapers say
Supported by the CIA

He got so sloppy and peddled so loose
He busted himself and cooked his own goose
Took the reward for the opium load
Seizing his own haul which same he resold

Big time pusher for a decade turned grey
Working for the CIA

Touby Lyfong he worked for the French
A big fat man liked to dine & wench
Prince of the Meos he grew black mud
Till opium flowed through the land like a flood

Communists came and chased the French away
So Touby took a job with the CIA

The whole operation fell in to chaos
Till U.S. intelligence came in to Laos

Mary Azarian/Matt Wuerker

I’ll tell you no lie I’m a true American
Our big pusher there was Phoumi Nosavan

All them Princes in a power play
But Phoumi was the man for the CIA

And his best friend General Vang Pao
Ran the Meo army like a sacred cow
Helicopter smugglers filled Long Cheng’s bars
In Xieng Quang province on the Plain of Jars

It started in secret they were fighting yesterday
Clandestine secret army of the CIA

All through the Sixties the dope flew free
Thru Tan Son Nhut Saigon to Marshall Ky
Air America followed through
Transporting comfiture for President Thieu

All these Dealers were decades and yesterday
The Indochinese mob of the U.S. CIA

Operation Haylift Offisir Wm Colby
Saw Marshall Ky fly opium Mr. Mustard told me
Indochina desk he was Chief of Dirty Tricks
“Hitch-hiking” with dope pushers was how he got his fix

Subsidizing the traffickers to drive the Reds away
Till Colby was the head of the CIA

-January 1972

From Collected Poems 1947-1980 by Allen Ginsberg, published by Harper & Row. Copyright © 1984 by Allen Ginsberg. Online Source

Blog at WordPress.com.

Up ↑