Search

wartafeminis.com

Indonesia Feminist Theory and Practices

Month

January 2012

Dyah Pitaloka putri Kerajaan Pakuan (kadipaten) tidak dibunuh Gajah Mada

Bagi warga Jawa Barat kiranya kini saatnya untuk berhenti menerima kisah sejarah yang salahtdkcuma pajajaran bentukan Belanda. Bahwa kerajaan dalam perang Bubat bukan Pajajaran dan Majapahit, melainkan Kerajaan Pakuan, suatu kadipaten yang menginduk ke kerajaan Majapahit.

Adapun sejarah versi lama, Kolonial selalu menyebut bahwa Dyah Pitaloka berasal dari kerajaan Pajajaran, padahal bukan.

Dyah Pitaloka memiliki wahyu Prajna Paramitha adalah putri Prabu Mundingwangi dari Kerajaan (Kadipaten) Pakuan yang menginduk ke Kerajaan Majapahit. Wahyu Prajna Paramitha adalah wahyu tertinggi untuk kaum perempuan, sebagaimana yang dimiliki oleh Ken Dedes.

Ayahanda Dyah Pitaloka, Prabu Mundingwangi yang berniat mengkudeta Majapahit saat mengirim putrinya bertemu Hayam Wuruk namun diseertai gelar pasukan. Maka saat perang bubat yang wafat saat berhadapan dengan Gajah Mada adalah Prabu Mundingwangi.

Adapun Dyah Pitaloka setelah itu bertemu dengan Gajah Mada yang dijelaskan mengenai niat ayahandanya. Dyah Pitaloka akhirnya memilih moksa di Bojonegoro saat Perang Bubat. Dyah Pitaloka tidak mati dibunuh Gajah Mada..

Kelanjutan kerajaan Pakuan yang terus menginduk dengan Majapahit dilanjutkan oleh adik Dyah Pitaloka adapun karena kejadian ini membuat Hayam Wuruk marah dan mengusir Mahapatih Gajahmada. Pengusiran Mahapatih Gajahmada yang mendirikan padepokan di Madakaripura) , karena Hayam Wuruk belum jelas duduk perkaranya membuat Menak Jingga tidak setuju dengan pengusiran tersebut, juga Dewi Lanjar.

Beliau setelah melakukan kesalahan mendapat marah dari Hayamwuruk dan diusir dari kraton, sebelum pergi keluar beliau pamitan dulu ke Tri Buana Tungga Dewi dan Tri Buana Tungga Dewi mememanggil Hayam Wuruk danmenjelaskan bahwa Gajahmada itu bapaknya. Namun karea Prabu Hayam Wuruk sudah tersabda dan sabda pandita ratu itu tak boleh dicabut, Gajah mada pergi ke Madakaripura menjadi pertapa dgn gelar Resi Tunggul Manik.

Di sana Gajah Mada menemukan anak kecil yg dibuang ibunya , anak tersebut dinamai Damarwulan dibawah cahaya dammar saat bulan purnama. Damarwulan ini, yg nantinya menggantikan Hayamwuruk. Hayamwuruk yang patahati dengan Dyah Pitaloka akhirnya tak mau menikah dan tak punya keturunan.

Pengusiran Gajahmada dari Kraton oleh Sang Maha Prabu Hayam Wuruk yang belum tahu kejadian aslinya, yang pasti tidak mungkin Maha Patih Gajah Mada mengincar posisi tahta Majapahit, karena yang mengincar tahta saat itu adalah Adipati Pakuan : Prabu Mundingwangi yang merasa bahwa putrinya yang bernama Dyah Pitaloka mempunyai kesaktian yang lebih tinggi dari Maha Prabu Hayam Wuruk (Dyah Pitaloka mendapatkan wahyu PrajnaParamitha), juga pusaka jagad Kyai Plered ada di tangan Prabu Mundingwangi (yang di era-era sebelumnya dibawa oleh Prabu Siyung
Wanara), merasa putrinya lebih sakti dan mau diangkat menjadi prameswari serta mempunyai pusaka jagad itu maka Prabu Mundingwangi berniat kudeta, membawa putrinya ke Kraton induk tapi lengkap dengan prajurit perang, persenjataan dan panji-panji perang. Rencana kudeta itu sempat didengar oleh Dewi Lanjar yang merupakan putri dari Kraton Indrajaya (Galunggung) dan diberitahukan kepada Maha Patih Gajah Mada bersama Senopati Perang Majapahit saat itu yang bernama Wikrama
Wardhana.

Saat itu pasukan eksepdisi Amukti Palapa membuat markas di daerah Bojonegoro, dan pada saat pasukan besar Pakuan tiba di daerah sana, justru merekalah yang menghunus pedang duluan, dan ternyata pasukan Pakuan bukan tandingan dari Maha Patih Gajah Mada, Wikrama Wardhana
beserta pasukan Majapahit, mereka berhasil ditumpas termasuk gugurnya Prabu Mundingwangi. Tinggallah Dyah Pitaloka yang setelah berhadapan dengan Maha Patih Gajah Mada (yang ketitisan Wahyu Swastika) sehingga dibukakan semua kesalahan dan niat dari ayahandanya Prabu
Mundingwangi, maka kemudian Dyah Pitaloka moksa di lokasi itu.

Maha Prabu Hayam Wuruk yang tidak mengetahui peristiwa itu setelah tahu bahwa Dyah Pitaloka sudah ‘tidak ada’ dan semua pasukan Pakuan terbunuh tanpa menanyakan awal sebabnya kemudian mengusir Maha Patih Gajah Mada, memarahi Dewi Lanjar sehingga karena kecewanya Dewi Lanjar
kemudian juga memilih moksa, dan mengakibatkan Wikrama Wardhana yang mengetahui semua duduk perkaranya kemudian bersama pasukan Amukti Palapa Majapahit memilih untuk memisahkan diri dari Majapahit, sebagai bentuk protesnya kepada Maha Prabu Hayam Wuruk maka kemudian Wikrama
Wardhana (Menak Jingga) mendirikan kraton tandingan Majapahit Wetan di timur pulau Jawa, seluruh kratonnya di cat warna merah, sehingga dikenal juga dengan nama ‘Bale Bang-bangan’ …atau lebih populer dengan Blambangan.

Setelah itu, di Kadipaten Pakuan untuk menggantikan tampuk pimpinan yang hilang, maka adik dari Dyah Pitaloka yang kemudian naik tahta setelah diruwat oleh Majapahit karena sebuah kesalahan, adik Dyah Pitaloka bernama Dewa Niskala (nis/nir : terhindar, kala : arabahaya/peperangan/pemangsa; dewa yang terhindar dari marabahaya), peristiwa itu dikenal dengan nama ‘Niskala Wastu Kencana’, dalam bahasa sansekerta ‘wastu’ berarti bertahta atau dinobatkan, dan ‘Kencana’ berarti emas atau raja yang bercahaya, atau secara utuh berarti ‘yang terbebas dari mara bahaya dan dinobatkan sebagai Raja’.

Kejadian ‘perang Bubat’ hanya sebuah noktah kecil dalam sejarah panjang Kerajaan Majapahit, dan semua ada peran dan ganjarannya sesuai dengan perilaku masing-masing, kehidupan berjalan terus dan KadipatenPakuan saat itu dan setelah itu tetap merupakan bagian dari Nuswantaradi bawah kerajaan induk Majapahit, kesan pertentangan dan dendam yangdibuat-buat antara Sunda dengan Jawa adalah buah ‘devide et impera’dari peradaban pro status-quo yang tidak ingin melihat Nuswantara
menjadi utuh kembali.

(SEJARAH Harus diubah TOTAL)

Turangga Seta http://www.turanggaseta.com

Sumber informasi dari blog ini apabila menyangkut SEJARAH NUSWANTARA tidak menggunakan BAHAN CIPTAAN DARI ORANG ASING, ATAU DIBUAT OLEH BELANDA, ATAU OLEH PEMERINTAH RESMI/ARKEOLOGI YG DIPENGARUHI OLEH ORANG ASING. Sejarah ORANG NUSWANTARA harus berasal dari sumber ORANG ASLI NUSWANTARA karena memang berasal dari LELUHUR NUSWANTARA, bukan LELUHUR ASING.Karena sejarah ASLI BUKAN diinterpretasi oleh orang asing bahkan orang yg TIDAK LAHIR DI NUSWANTARA, Tidak bisa bahasa Asli Nuswantara, tidak mengenal kultur asli NUSWANTARA, dan tidak pernah BERHUBUNGAN DENGAN LELUHUR NUSWANTARA.

SEJARAH NUSWANTARA YANG DIPAPARKAN DI SINI BERSUMBER DARI LELUHUR PELAKU LANGSUNG, BAIK DALAM BACAAN SANDI-SANDI MANUSKRIP ASLI MAUPUN DARI SANDI/CANDI. Candi itu sebenarnya sandi memberikan informasi tentang berbagai hal termasuk posisi Keraton/Istana terpendam.

Advertisements

BACA ULANG RELIEF CANDI BOROBUDUR

Apakah pernah membaca relief Borobudur secara berbeda? Anak-anak melakukannya. Dan mereka menemukan Sejarah baru yg selama ini ditutupi. Figur-figur bangsa2 lain, ada di Borobudur, bahkan figur sosok Dewi yg kini digambarkan sbg Patung Liberty..

Silahkan mulai menelaah kembali apa yang telah dipaparkan oleh sejarah kini yg perlu diRekonstruksi Total.

Seperti anak-anak ini yg mulai membacanya, dan menemukan sosok-sosok, figur bangsa asing di Borobudur, bahkan yg menyerupai Dewi Kebebasan (Goddess of Liberty) yg patungnya tergambar seperti di New York, Amerika Serikat:

Perempuan Indonesia Bersiaplah Menuju Perubahan

Perempuan Indonesia Bersiaplah Menuju Perubahan

Perempuan Indonesia, tahun 2012 hendaknya juga menjadi tahun perempuan. Pada arti ini, perempuan Indonesia selayaknya juga menyiapkan diri menjelang abad baru yaitu abad perubahan. Perubahan yang terjadi tidak hanya di Indonesia, namun telah dimulai di dunia.

Perubahan di dunia tidak hanya terjadi yang dianggap melalui alam, yaitu bencana, namun juga perubahan sosial yang terjadi dimana-mana. Perubahan terutama diawali di Barat. Bencana alam yang anomaly terjadi di Amerika Serikat, ketika 13 negara bagian di Amerika Serikat dilanda salju dan dinyatakan sebagai dalam keadaan darurat, sebelum itu di Australia, Selandia Baru, dan juga Brazil mengalami banjir. Sedangkan kemudian becana terjadi di Asia di China, Thailand, dan Philipina.

Becana sosial besar terjadi di negeri-negeri timur tengah. Dimulai dengan digulingkannya presiden Hosni Mubarak oleh rakyat yang diperintahnya sendiri. Juga Presiden Moamar Khadafi yang tidak hanya digulingkan dengan  bantuan pemerintah Amerika Serikat namun juga dibunuh oleh rakyat yang memerintahnya sendiri.

Dari berbagai peristiwa dunia tersebut, perempuan ada dimana. Dimulai dari Tunisia, yang menggulingkan presidennya, kemudian Mesir perempuan bersama-sama mengikuti ke mana gerakan laki-laki, di Libya juga begitu. Adapun negeri yang hingga kini masih menjadi sasaran perubahan sosial karena belum menampakkan perubahan yang signifikan didalam mengangkat harga martabat perempuan, dan kemanusiaan yaitu Arab Saudi. Negeri yang memiliki Mekah sebagai kiblat umat Islam. Tertangga terdekat Saudi Arabia Yaman dilanda gejolak sosial namun belum berhasil membawa perubahan yang dikehendaki para pemrotes.

Di negeri-negeri barat utamanya Amerika Serikat ketidakstabilan sosial terus terjadi diberbagai kota dengan gerakan Occupy Wall Street. Gerakan Occupy Wall Street dianggap sebagai gerakan baru yang menyadari bahwa sistem yang terjadi didunia ini salah, utamanya sistem ekonomi, lebih utama lagi sistem ekonomi yang terjadi di Amerika Serikat,  yaitu sistem ekonomi kapitalis.  Sistem kapitalis ini yang diterapkan disemua negara Uni Eropa ternyata telah membawa kepada kegagalan ekonomi, negara seperti Islandia telah dinyatakan lebih dulu bangkrut, lalu kini Yunani, dan Portugis. Negara Uni Eropa berusaha bergotong royong menangani masalah kebangkrutan beberapa anggotanya…dengan bantuan, namun tetap hingga akhir tahun 2011 Eropa dan Amerika Serikat tidak dalam kondisi ekonomi baik.

Dari berbagai kekacauan dan bencana alam, beberapa negara di Asia tetap menunjukkan kestabilan ekonomi dan sosialnya, terutama RRC dan India, dan Korea sedangkan Jepang sesungguhnya juga dalam titik krisis, apalagi telah terkena bencana alam-sosial bocornya Reaktor Nuklir Fukushima.

Berbagai peristiwa di dunia tersebut bukan tidak melibatkan perempuan atau menyertakan perempuan. Di Islandia yang kemudian menjadi Perdana Mentri untuk mengatasi masalah kebangkrutan adalah Perempuan, ya, Islandia memilih Jóhanna Sigurðardóttir sebagai Perdana Menteri untuk mengatasi kebangkrutan negeri. Sementara itu di Costa Rica, Laura Chinchilla terpilih sebagai presiden pada Pemilu 2010. Di Brazil pada Pemilu 2011 Dilma Rouseff menang dan terpilih sebagai Presiden, beliau adalah mantan pemberontak Marxist yang pernah disiksa oleh militer Brazil.

(bersambung- @Umi Lasminah

Blog at WordPress.com.

Up ↑