Perempuan Indonesia Bersiaplah Menuju Perubahan

Perempuan Indonesia, tahun 2012 hendaknya juga menjadi tahun perempuan. Pada arti ini, perempuan Indonesia selayaknya juga menyiapkan diri menjelang abad baru yaitu abad perubahan. Perubahan yang terjadi tidak hanya di Indonesia, namun telah dimulai di dunia.

Perubahan di dunia tidak hanya terjadi yang dianggap melalui alam, yaitu bencana, namun juga perubahan sosial yang terjadi dimana-mana. Perubahan terutama diawali di Barat. Bencana alam yang anomaly terjadi di Amerika Serikat, ketika 13 negara bagian di Amerika Serikat dilanda salju dan dinyatakan sebagai dalam keadaan darurat, sebelum itu di Australia, Selandia Baru, dan juga Brazil mengalami banjir. Sedangkan kemudian becana terjadi di Asia di China, Thailand, dan Philipina.

Becana sosial besar terjadi di negeri-negeri timur tengah. Dimulai dengan digulingkannya presiden Hosni Mubarak oleh rakyat yang diperintahnya sendiri. Juga Presiden Moamar Khadafi yang tidak hanya digulingkan dengan  bantuan pemerintah Amerika Serikat namun juga dibunuh oleh rakyat yang memerintahnya sendiri.

Dari berbagai peristiwa dunia tersebut, perempuan ada dimana. Dimulai dari Tunisia, yang menggulingkan presidennya, kemudian Mesir perempuan bersama-sama mengikuti ke mana gerakan laki-laki, di Libya juga begitu. Adapun negeri yang hingga kini masih menjadi sasaran perubahan sosial karena belum menampakkan perubahan yang signifikan didalam mengangkat harga martabat perempuan, dan kemanusiaan yaitu Arab Saudi. Negeri yang memiliki Mekah sebagai kiblat umat Islam. Tertangga terdekat Saudi Arabia Yaman dilanda gejolak sosial namun belum berhasil membawa perubahan yang dikehendaki para pemrotes.

Di negeri-negeri barat utamanya Amerika Serikat ketidakstabilan sosial terus terjadi diberbagai kota dengan gerakan Occupy Wall Street. Gerakan Occupy Wall Street dianggap sebagai gerakan baru yang menyadari bahwa sistem yang terjadi didunia ini salah, utamanya sistem ekonomi, lebih utama lagi sistem ekonomi yang terjadi di Amerika Serikat,  yaitu sistem ekonomi kapitalis.  Sistem kapitalis ini yang diterapkan disemua negara Uni Eropa ternyata telah membawa kepada kegagalan ekonomi, negara seperti Islandia telah dinyatakan lebih dulu bangkrut, lalu kini Yunani, dan Portugis. Negara Uni Eropa berusaha bergotong royong menangani masalah kebangkrutan beberapa anggotanya…dengan bantuan, namun tetap hingga akhir tahun 2011 Eropa dan Amerika Serikat tidak dalam kondisi ekonomi baik.

Dari berbagai kekacauan dan bencana alam, beberapa negara di Asia tetap menunjukkan kestabilan ekonomi dan sosialnya, terutama RRC dan India, dan Korea sedangkan Jepang sesungguhnya juga dalam titik krisis, apalagi telah terkena bencana alam-sosial bocornya Reaktor Nuklir Fukushima.

Berbagai peristiwa di dunia tersebut bukan tidak melibatkan perempuan atau menyertakan perempuan. Di Islandia yang kemudian menjadi Perdana Mentri untuk mengatasi masalah kebangkrutan adalah Perempuan, ya, Islandia memilih Jóhanna Sigurðardóttir sebagai Perdana Menteri untuk mengatasi kebangkrutan negeri. Sementara itu di Costa Rica, Laura Chinchilla terpilih sebagai presiden pada Pemilu 2010. Di Brazil pada Pemilu 2011 Dilma Rouseff menang dan terpilih sebagai Presiden, beliau adalah mantan pemberontak Marxist yang pernah disiksa oleh militer Brazil.

(bersambung- @Umi Lasminah

Advertisements