Hari Kartini 2014: Negeri Yang Memuliakan Perempuan Nuswantara sejatinya adalah negeri yang memuliakan perempuan. Baru setelah ajaran dari luar masuk perempuan terpinggirkan. Di negeri tempat ajaran itu  sendiri pun telah terjadi kemundurun. Namun ketika masuk ke Nuswantara ajaran itu diterima, diterapkan bahkan sekarang nyaris menggantikan ajaran sejatinya yang berasal dari Nenek Moyang pemilik tanah dan air.

Sisa-sisa ajaran memuliakan perempuan ada pada jejak nama Ibu Kota dan Ibu Pertiwi. Pertiwi adalah Dewi Pertiwi, Sang Hyang Batari Pertiwi penguasa lapisan pertama bumi,yang mengejawantah pada Dewi Sri saat awal arcapada dibangun sebagai miniatur surga yaitu membawa benih dari surga dan ditanam.

Di arcapada/bumi ada 7 lapisan yang dikuasai oleh para Pengelolanya: yaitu para Sang Hyang. Lapisan I, SangHyang Batari Pertiwi, Lapisan Dwi II SangHyang Batari Kusika, Lapisan Tri III SangHyang Batari Gangga, Lapisan Catur IV SangHyang Batari Sindula, Lapisan Panca V SangHyang Batari Danampalan, Lapisan VI Sad Pratala dibawah Sang Hyang Batari Manikem, dan Lapisan Sapta VII Sang Hyang Batara Hananta Boga.

Namun pengetahuan tentang penguasaan Sang Hyang Perempuan terhadap alam Semesta tidak diketahui bahkan dihilangkan dari sejarah.  ^bersambung

Advertisements