Jakarta, Kamis 21 Agustus 2014, Mahkamah Konstitusi dengan Putusan Nomor 1.PHPU-PRES-XII/2014 Mahkamah Konstitusi akhirnya memutus perkara Kenegaraan yang besar yang telah menyita banyak perhatian masyarakat. Yaitu perkara Sengketa Presiden yang diajukan oleh Pihak PrabowoHatta yang menginginkan Pemilu Ulang dan Pembatalan Putusan KPU tentang presiden terpilih Jokowidodo dan Jusuf Kalla.

Melalui Keputusan tersebut Mahkamah Konstitusi memandang adil KPU telah melaksanakan proses pemilu serta Putusannya terkait Pemilu Presiden. sah Keputusan KPU Nomor 535/KPTS/KPU Tahun 2014 tentang Penetapan Rekapitulasi Hasil Penghitungan Perolehan Suara dan Hasil Pilpres dan Wapres Tahun 2014 tanggal 22 Juli 2014 2. Tidak menerima hasil suara Pilpres yang diajukan Pemohon, artinya Suara yang ditetapkan KPU adalah Sah dan Benar.

Semua proses penetapan Putusan yang dibacakan MK telah melalui jalan panjang yang melelahkan semua yang terlibat langsung didalam Mahkamah Konstitusi, semua karyawan dan staf siaga. Menjaga bukti yang diajukan di persidangan, menjaga bukti dokumen. Pihak termohon KPU pun melakukan hal sama, dalam menyampaikan sanggahannya bukti disiapkan dari seluruh daerah terutama yang dianggap bermasalah oleh Pemohon. Hampir seluruh proses persidangan di Mahkamah Konstusi dapat diikuti oleh masyarakat melalui televisi. Kesaksian para saksi yang menguatkan argumen, yang melemahkan argumen dan bukti semua ditampilkan gamblang. Ada yang cukup signifikan didalam proses persidangan MK, para perempuan yang menjadi saksi dipihak KPU banyak dari mereka diantaranya perempuan. Transparanasi persidangan MK kali ini adalah ditampilkannya kesaksian para ahli, dan saksi termohon, pemohon dan terkait,atau principal tanpa edited di televisi. Jika kita membaca Risalah sidang di website MK http://www.mahkamahkonstiusi.go.id kita akan menemukan tidak keseluruhan isi apa yang diucapkan disidang tertulis dalam risalah, termasuk pernyataan Prinsipal Prabowo Subianto yang membandingkan pemilu presiden Indonesia otoriter dengan Korea Utara.

Advertisements