Jakarta tak tidur. tak pernah sepi.tak henti berdenyut nadinya.
Jakarta tak akan sepi. tanamannya berdesir saling berbicara. Kendaraan bermotor saling menyapa atau memaki dengan klaksonnya. lalulalang manusia tak
henti. Kanan kiri depan belakang utara selatan timur barat atas bawah segala penjuru arah angin merasuk jiwa membawa raga jutaan manusia mengarah jakarta nun Jayakarta.
manusia-manusia sendiri-sendiri atau berkelompok, organik maupun mekanik berseliweran laksana angin dan awan tak peduli malam atau siang. Tak
bermentari atau berbulan atau berbintang. manusia-manusia segala daya beragam upaya mencari mulia bahagia. Dunia dan spirit.
dari dalam mobil mewah, diatas motor matik atau manual manusia di Jakarta adalah manusia berjiwa, beraga meski banyak yang hampir putus asa. cerita nyata
bahagia dunia orang Jakarta bertanda tanpa dusta ia bisa digjaya, meski selalu ada hitam kejam dan kelam diantaranya, tetap saja Jakarta adalah cinta dan
pertanda baik manusia.

Betapapun ia pernah durjana tercatat dalam fakta nyata. Cinta dan bahagia lebih berharga untuk dikenang sebagai acuan.
Jakarta tidak pernah sepi. Jakarta tidak boleh kesepian, keringat dan air mata manusianya adalah protein, vitamin dan karbohidrat penguat bagi pengelana
baru, pengejar harap dan pemburu bahagia dunia. baik mereka yang kecil bodoh maupun yang kecil cerdas tak peduli siapa anda Jakarta akan menyapa.
Jayakarta tak bisu, tak diam, ia bernyawa dan menumbuhkan. Bertumbuh menghidupkan. Di jakarta pula biji dan benih d batang maupun cabang bertumbuh
dan berkembang.

Jakarta tak pernah sepi tak pernah gelap. siang dan malam selalu terang. Cahaya mentari cahaya listrik adalah selimut hangat. Kala hujan dan kemarau. Panas dan dingin. Banjir basah dan kering.
Jakarta bukanlah kota semata, ia adalah jejaring temali segala rupa segala bangsa segala suku…

Advertisements